Tampilkan postingan dengan label Religi. Tampilkan semua postingan
Inilah Batasan Istri Berinteraksi dengan Teman Laki-laki
Update-Pribadi - Sebagai istri sering kali kita meremehkan adab berinteraksi dengan teman laki-laki, tertawa cekikikan bersama, menggoda dengan suara manja, dan hal-hal lain yang melewati batas. Bagaimana pun kita perlu menjaga diri dan kehormatan sebagai seorang istri, maka Inilah Batasan Istri Berinteraksi dengan Teman Laki-laki yang perlu diperhatikan:
1. Tidak bertabarruj
”Hendaklah kalian (para wanita) tetap di rumah kalian dan janganlah kalian bertabarruj dan seperti tabarruj orang-orang Jahiliyah yang dahulu…” (QS. Al-Ahzab: 33)
Jangan karena merasa sudah sangat dekat dengan teman laki-laki, kita jadi lalai dan malah melakukan tabarruj. Sebagai wanita kita tetap perlu menutup aurat dengan benar, tidak menggunakan pakaian yang ketat, tidak menggunakan pakaian transparan, dan juga tidak berdandan berlebihan.
2. Tidak mendayu-dayukan suara
“Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya.” (Al-Ahzab: 32)
Suara mendayu, mendesah, dan yang serupa bisa merangsang birahi bagi orang yang memiliki penyakit di hatinya. Maka ketika sedang berbicara, baik mengobrol ataupun bercanda, tetap jaga wibawa dalam vibrasi suara.
3. Selalu minta izin suami jika akan bertemu dengan teman, baik di dalam rumah maupun di luar rumah
Banyak istri yang mulai melupakan aturan dasar ini, bahwasanya izin pada suami untuk keluar rumah ataupun memasukkan tamu ke dalam rumah adalah hal penting yang perlu dilakukan, meskipun untuk teman sendiri yang sudah sering berkunjung.
"Tidak halal bagi seorang wanita untuk mengizinkan orang lain masuk ke rumahnya, tanpa persetujan suaminya." (H.R. Bukhari)
4. Tidak berkhalwat, baik di dunia nyata maupun dunia maya
Menjaga diri agar tidak berdua-duaan merupakan hal penting dalam adab pergaulan, terutama setelah kita menjadi seorang istri. Sebisa mungkin hindari hal-hal yang bisa membuat terjadinya khalwat, misal: Naik motor berduaan, ngobrol di chat room berduaan, dan hal lainnya yang bisa menyebabkan timbulnya fitnah.
5. Tidak curhat mengenai masalah rumah tangga
Curhat mengenai masalah rumah tangga pada pihak ketiga yang merupakan lawan jenis sama sekali bukan ide yang bagus. Sebaiknya hindarilah curhat persoalan rumah tangga dengan teman lelaki mana pun.
Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa menjadi sarana untuk saling mengingatkan.
UMMI
Inilah Batasan Suami Berinteraksi dengan Teman Perempuan
![]() |
| Gambar Ilustrasi - Net |
Islam sangat menjaga adab pergaulan antar lawan jenis, beda dengan pergaulan bebas yang membolehkan laki dan perempuan berangkulan, cium pipi, pegang tangan bahkan meski sudah punya istri, dalam Islam terdapat batasan untuk menjaga keutuhan rumah tangga, nah... Inilah Batasan Suami Berinteraksi dengan Teman Perempuan, semoga bermanfaat.
1. Tidak diperbolehkan berduaan (berkhalwat)
Jangan mentang-mentang sobatan sejak kecil, sudah sangat nyaman ngobrol berduaan, jalan berduaan, kemana-mana lengket bagaikan hape dengan kartu SIM-nya.
Ingat bahwa ketika sudah menikah, perlu untuk menghormati perasaan istri! Kalau tidak mau berpisah dengan teman perempuan tersebut, kenapa dulu tidak nikahi dia saja agar benar-benar menjadi teman sejati?
Sadari bahwa sangat mungkin istri merasa tidak nyaman dengan kedekatan Anda berdua, apalagi dalam Islam pun dilarang melakukan khalwat dengan yang bukan mahrom:
"Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka janganlah ia berkhalwat dengan seorang wanita tanpa ada mahrom wanita tersebut, karena syaitan menjadi orang ketiga di antara mereka berdua.” (HR. Ahmad dari hadits Jabir 3/339. Dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Irwaul Gholil jilid 6 no. 1813)
Jika ingin bertemu dan mengobrol dengan teman perempuan, sebaiknya sertakan juga mahromnya sehingga tidak terjadi khalwat.
“Janganlah seorang laki-laki itu berkhalwat (menyendiri) dengan seorang wanita kecuali ada mahram yang menyertai wanita tersebut.” (HR. Bukhari & Muslim)
2. Curhat rahasia rumah tangga
Menceritakan aib istri pada teman perempuan, apalagi sampai menyerempet urusan ranjang sungguh bukanlah perbuatan orang beriman, bahkan itu adalah seburuk-buruknya kedudukan seorang suami kelak di hari Kiamat.
Dari Abu Sa’id al-Khudriy, dia berkata, Rasulullah Shallallâhu ‘alaihi Wa Sallam bersabda, “Sesungguhnya manusia yang paling jelek kedudukannya di Hari Kiamat, adalah seorang laki-laki (suami) yang bercampur (bersetubuh) dengan isterinya, kemudian membeberkan rahasia (isteri)-nya tersebut.” (HR.Muslim)
3. Foto berdua
Secara etika, foto berduaan antara seorang yang sudah beristri dengan wanita lain, apalagi dengan pose yang sangat akrab tentu saja dapat menyakiti perasaan istri. Hal yang terlihat sepele ini bukan tidak mungkin dapat meretakkan hubungan rumah tangga.
Sebaiknya ajak beberapa orang untuk berfoto bersama dan hindari foto hanya berdua, meskipun Anda tidak bermaksud apa-apa, sebuah foto bisa menyiratkan banyak hal.
4. Berkhalwat di ruang chat
Meskipun secara fisik berjauhan, berkhalwat di chat room juga sama bahayanya. Coba bandingkan seberapa sering Anda chat dengan teman perempuan Anda, dengan seberapa sering chat ke istri!
Seberapa penting isi chat Anda dengan teman perempuan tersebut? Apakah hanya iseng-iseng biar senang? Tidak cukupkah bersenang-senang dengan istri yang sudah halal Anda miliki?
Jika suatu hari istri mengetahui dan pasti cepat atau lambat mengetahui hubungan Anda dengan teman perempuan di chat room, pasti akan melukai kepercayaan istri pada Anda dan hal tersebut akan sulit disembuhkan.
Setidaknya 4 hal tersebut menjadi batasan interaksi suami dengan para teman perempuan. Meskipun berada di arus pergaulan bebas yang amat deras, semoga kita dan pasangan tidak terjebak ikut-ikutan melakukan hal-hal yang dilarang dalam Agama. aamiin. []
UMMI
Tag :
Religi

